Senin, 27 Januari 2014

laporan pembuatan catu daya




         
UNIVERSITAS GUNADARMA





PROYEK PRAKTIKUM DASAR ELEKTRONIKA


   
CATU DAYA

           NAMA                                         NPM                         KELAS
                              
    Joko Suhartono                             13411856                    2IB02
    Mohamad Arief Riyadi                 14411553                    2IB02
    Muhammad Rifai                          14411950                    2IB02
    Rahmat Rega N                             15411791                    2IB02



Laboratorium Teknik Elektro
Universitas Gunadarma
2013



ABSTRAKSI
Pencatu daya DC merupakan bagian terpenting, yang hampir selalu terdapat pada berbagai pesawat elektronik, misalnya pesawat televisi, pesawat radio, tape-recorder, komputer. Unit ini digunakan untuk mengubah tegangan AC dari jala-jala PLN menjadi tegangan DC yang pada umumnya rendah. Salah satu masalah yang dialami dalam perencanaan pesawat elektronik adalah besarnya volume dan bobot dari pencatu daya yang dibutuhkan, karena adanya transformator daya dalam unit catu daya tersebut. Rangkaian Elektronik biasanya membutuhkan tegangan DC, dengan tegangan yang lebihrendah dibanding dengan tegangan sambungan listrik yang biasa tersedia, yaitu sebesar 220VAC. Sedangkan tegangan yang dipakai dalam rangkaian elektronik biasanya hanya sekitar 3Vsampai 50 V DC. Tegangan tersebut biasanya diperoleh dari baterai, tetapi penggunaanbaterai sebagai Catu Daya jauh lebih mahal. Untuk itu dibutuhkan suatu alat yang dapatmengubah daya tegangan 220V AC menjadi tegangan DC sebesar tegangan yang dibutuhkan.Catu daya mengubah tegangan masukan AC menjadi daya keluaran DC. Salah satukelemahan dari sistem catu daya yang ada di pasaran yaitu pengubahan tegangan keluarantidak dapat dilakukan dengan mudah, dan tegangan keluarannya berubah ubah.






KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas tentang Pembuatan Catu Daya
Dalam penyusunan makalah ini, penulis banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih  kepada teman kami pabri roydo sianturi  yang telah memberikan waktu dan tempatnya untuk di pakai dalam diskusi dan perakitan alat kelompok kami untuk itu kami mengucapkan banyak teria kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.
Depok, 1 mei  2013
Penulis



DAFTAR GAMBAR

   Hal.
A. TEGANGAN ARUS
Gambar II.1.1          Tegangan arus AC....................................................... 10
Gambar II.1.2          Tegangan arus DC....................................................... 10
B.  TRANSFORMATOR
Gambar II.2.1.1       Ilustrasi trafo............................................................... 12
Gambar II.2.1.2       Penentuan polaritas trafo............................................. 13
Gambar II.2.1.3       Trafo step-down untuk catu daya aplikasi elektronika.. 14
C.  INTERGRATED CIRCUIT
Gambar II.2.5.1       IC 337......................................................................... 21
Gambar II.2.5.2       IC 317......................................................................... 21
Gambar II.2.5.3       IC 7905....................................................................... 21
Gambar II.2.5.4       IC 7805....................................................................... 21
Gambar II.2.5.5       IC 7912....................................................................... 21
Gambar II.2.5.6       IC 7812....................................................................... 21
D.  SUSUNAN RANGKAIAN CATU DAYA
Gambar III.2.1         Susunan rangkaian catu daya...................................... 24
E. RANGKAIAN PENYEARAH
Gambar IV.1.1         Rangkaian Penyearah Sederhana................................ 26
Gambar IV.1.2         Rangkaian Penyearah Gelombang Penuh.................... 27
Gambar IV.1.3         Rangkaian Penyearah Setengah Gelombang Filter C.. 27
Gambar IV.1.4         Bentuk Gelombang dengan Filter Kapasitor............... 28
Gambar IV.1.5         Rangkaian Penyearah Gelombang Penuh Filter C...... 30


F.  VOLTAGE REGULATOR
Gambar IV.2.1         IC Regulator................................................................ 31
Gambar IV.2.2         Regulator Zenner......................................................... 32
Gambar IV.2.3         Regulator Zenner Follower......................................... 33
Gambar IV.2.4         Regulator dengan Op-Amp......................................... 34
Gambar IV.2.5         Regulator dengan IC................................................... 35
G.  BLOK DIAGRAM
Gambar IV.3.1         Blok Diagram.............................................................. 36
Gambar IV.3.2         Blok Diagram Alur...................................................... 36



















DAFTAR ISI


  Hal.
ABSTRAKSI ......................................................................  1
KATA PENGANTAR ........................................................  2
DAFTAR GAMBAR........................................................... 3
DAFTAR ISI .......................................................................  5
BAB I  PENDAHULUAN
I.1                     Latar Belakang ...................................................................  7
I.2                    Perumusan  Masalah ...........................................................  7
I.3                    Pembatasan Masalah ...........................................................  7
I.4                    Tujuan Penulisan .................................................................  8
I.5                    Metode Penulisan................................................................ 8
BAB II  LANDASAN TEORI
II.1                  Teori dasar…........................................................................ 10
II.2                  Komponen utama dan pendukung catu daya....................... 11
II.2.2               Transformator....................................................................... 11
III.2.3              Dioda.................................................................................... 15
III.2.4              Filter (Penyaring).................................................................. 19
III.2.5                       .....................................................................................  Stabilizer dan Regulator          19
BAB III  PERANCANGAN ALAT
III.1                Komponen Alat dan Bahan.................................................. 23
III.2                Langkah Pembuatan Alat..................................................... 24
III.3                Prinsip Kerja …………………………………………….  25

BAB IV      ANALISA DAN PEMBAHASAN
IV.1                Penyearah (Rectifier)............................................................ 26
IV.2                Voltage Regulator................................................................. 30
IV.3                Blok Diagram........................................................................ 36
BAB V       PENUTUP
V.1                  Kesimpulan ..........................................................................  37
V.2                  Saran ....................................................................................  37
DAFTAR PUSTAKA  











BAB I
PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang
Catu daya atau power supply merupakan suatu rangkaian elektronik yang mengubah arus listrik bolak-balik menjadi arus listrik searah. Catu daya menjadi bagian yang penting dalam elektonika yang berfungsi sebagai sumber tenaga listrik misalnya pada baterai atau accu. Catu daya (Power Supply) juga dapat digunakan sebagai perangkat yang memasok listrik energi untuk satu atau lebih beban listrik.
Secara umum prinsip rangkaian catu daya terdiri atas komponen utama yaitu ; transformator, dioda dan kondensator. Dalam pembuatan rangkaian catu daya, selain menggunakan komponen utama juga diperlukan komponen pendukung agar rangkaian tersebut dapat berfungsi dengan baik. Komponen Pendukung tersebut antara lain : sakelar, sekering (fuse), lampu indicator, voltmeter dan amperemeter, jack dan plug, Printed Circuit Board (PCB), kabel dan steker, serta Chasis. Baik komponen utama maupun komponen pendukung sama sama berperan penting dalam rangkaian catu daya.
I.2. Tujuan Dan Manfaat Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memahami prinsip kerja berbagai macam catu daya.
Manfaat penulisan makalah ini bagi penulis adalah mendapatkan pengertian dan penjelasan tentang pembuatan Catu Daya. Sedangkan bagi para pembaca, diharapkan semoga makalah ini dapat menjadi sumbangan dalam memperkaya pengetahuan dan memberikan kesempatan untuk mempelajarinya lebih lanjut.
I.3.Batasan Masalah
Masalah-masalah yang dibahas dalam perancangan catu daya dibuat agar tidak menyimpang dari pembahasan yang ada, sehingga diperlukan suatu batasan-batasan. Pembatasan masalah yang dibahas adalah sebagai berikut:
1.      Produk yang dirancang hanya catu daya.
2.      Tegangan keluaran yang dibuat hanya 5 volt, 12 volt, dan nilai variabel dalam bentuk potensio.
3.      Pengukuran tegangan keluaran berupa data empiris.
4.      Pengukuran tegangan menggunakan multimeter.

I.4.Metode Penulisan
Metode penulisan digunakan untuk dapat merancang proyek catu daya. Metode penulisan ini terdiri dari beberapa langkah yang diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai metode penulisan dari awal hingga akhir.
Langkah pertama adalah permasalahan, permasalahan tersebut meliputi pembuatan catu daya berdasarkan konsep dasar elektonika dan tinjauan teori-teori yang telah ada.
Langkah selanjutnya adalah mempelajari literatur, di dalam pembuatan laporan akhir ini mempelajari literatur adalah untuk mencari informasi-informasi awal tentang metode dan konsep yang digunakan di dalam penulisan. Mempelajari literatur ini dikaitkan dengan menggunakan konsep dasar elektronika. Konsep tersebut pada akhirnya dapat diterapkan untuk laporan akhir yang dibahas.
Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah membuat tujuan penulisan. Tujuan penulisan merupakan rumusan kalimat yang menunjukan adanya sesuatu yang ingin diperoleh setelah kegiatan selesai dilakukan. Berdasarkan beberapa permasalahan yang telah ada, diharapkan penulis dapat mengetahui tujuan dari laporan akhir tersebut.
Membuat perancangan yang dilakukan adalah dengan cara mengaplikasikan dasar teori yang telah ada dan menggunakannya dalam perhitungan perancangan, sehingga dapat diketahui mekanisme kerja yang diinginkan.
Langkah selanjutnya adalah pengujian pengukuran, untuk menyelesaikan catu daya, tegangan yang diperoleh harus diuji terlebih dahulu. Pengujian tegangan dimaksudkan untuk menguji apakah tegangan memenuhi syarat yang ada atau tidak, jika syarat belum terpenuhi, maka harus dilakukan pengukuran ulang.
Analisis, dimaksudkan untuk menjelaskan hasil-hasil yang didapat dari pengukuran. Membandingkan dimaksudkan untuk melihat apakah ada perbedaan antara hasil yang didapat dengan teori yang telah ada. Langkah terakhir yang dilakukan adalah menarik kesimpulan. Kesimpulan berfungsi untuk menjawab tujuan penulisan yang ada. Saran diberikan untuk memberikan masukan agar praktikum ke depannya dapat lebih baik lagi.








BAB II
PEMBAHASAN
II.1. Teori Dasar
              Catu daya merupakan suatu Rangkaian yang paling penting bagi sistem elektronika. Ada dua sumber catu daya yaitu sumber AC dan sumber DC. Sumber AC yaitu sumber tegangan bolak – balik, sedangkan sumber tegangan DC merupakan sumber tegangan searah.
Bila dilihat dengan osiloskop seperti berikut :
http://66fadli.files.wordpress.com/2012/06/image001.jpg?w=570
Gambar II.1.1 Tegangan arus AC
http://66fadli.files.wordpress.com/2012/06/image003.jpg?w=570
Gambar II.1.2 Tegangan arus DC
Sumber Tegangan Bila diamati sumber AC tegangan berayun sewaktu-waktu pada kutub positif dan sewaktu-waktu pada kutub negatif, sedangkan sumber AC selalu pada satu kutub saja, positif saja atau negatif saja. Dari sumber AC dapat disearahkan menjadi sumber DC dengan menggunakan rangkaian penyearah yang di bentuk dari dioda. Catu daya adalah suatu sistem filter penyearah (rectifier-filter) yang mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC murni. Catu daya (Power Supply) adalah sebuah perangkat yang memasok listrik energi untuk satu atau lebih beban listrik. Catu daya menjadi bagian yang penting dalam elektonika yang berfungsi sebagai sumber tenaga listrik misalnya pada baterai atau accu. Pada dasarnya power supply ini mempunyai konstruksi rangkaian yang hampir sama yaitu terdiri dari trafo, penyearah, dan penghalus tegangan. Istilah ini paling sering diterapkan ke perangkat yang mengubah satu bentuk energi listrik yang lain, meskipun juga dapat merujuk ke perangkat yang mengkonversi bentuk energi lain (misalnya, mekanik, kimia, solar) menjadi energi listrik. Secara umum prinsip rangkaian catu daya terdiri atas komponen utama yaitu ; transformator, dioda dan kondensator.  Dalam pembuatan rangkaian catu daya selain menggunakan komponen utama juga diperlukan komponen pendukung agar rangkaian berfungsi dengan baik menggunakan komponen antara lain : multimeter digital dan analog, proto board, kabel jumper, penjepit buaya, dioda bridge, kapasitor 0,01 dan 2200μF , trafo CT 1A, resistor 330Ω, IC regulator 7805 dan 7812,  sakelar, sekering ( fuze ), lampu indicator, voltmeter dan amperemeter, jack dan plug, Printed Circuit Board ( PCB ), kabel dan steker, serta Chasis.
II.2. Komponen Utama dan Pendukung Catu Daya
 1.  Transformator
Trafo atau transformator merupakan komponen utama dalam membuat rangkaian catu daya yang berfungsi untuk mengubah tegangan listrik. Trafo dapat menaikkan dan menurunkan tegangan. Berdasarkan tegangan yang dikeluarkan dari belitan scundair dibagi menjadi 2 yaitu:
a). Step up (penaik tegangan) apabila tegangan belitan scundair yang kita butuhkan lebih tinggi dari tegangan primair ( jala listrik).
b). Step down (penurun tegangan) apabila tegangan belitan scundair yang kita butuhkan lebih rendah dari tegangan primair (jala listrik).
Setiap kumparan terdiri atas belitan-belitan sebanyak N buah lilit. Ilustrasi dari sebuah trafo digambarkan pada Gambar

Description: http://trensains.com/images/Teknik_elektro/trafo1.gif
Gambar II.2.1.1 Ilustrasi Trafo
Jika kita anggap kumparan 1 adalah sebagai kumparan primer, maka dengan adanya I1, maka di dalam inti besi akan muncul fluks magnetik. Jika fluks magnetik yang muncul pada inti besi adalah berubah-ubah, maka pada kumparan sekunder akan muncul beda potensial. Fluks magnetik yang berubah-ubah ini dapat dibangkitkan jika V1 adalah sumber tegangan AC. Besarnya tegangan pada kumparan primer adalah sebanding dengan rasio jumlah lilit pada kumparan sekunder terhadap primer. Dari Gambar 1 dapat dilihat N1 sebanyak 3 lilit, sedangkan N2 adalah sebanyak 2 lilit, sehingga secara ideal, perbandingan tegangan antara V1 terhadap V2 adalah sebanding dengan N1 terhadap N2.
Dengan mempertimbangkan kesamaan arah fluks magnetik yang dibangkitkan oleh arus kumparan primer serta sekunder, maka dapat diturunkan kesepakatan tentang titik (dot convention) dari kumparan trafo, yang selanjutnya dikenal juga sebagai polaritas kumparan trafo. Penentuan titik pada kumparan primer dan sekunder didasarkan pada aturan tangan kanan. Sebagai contoh, pada Gambar 2 (sebelah kiri), jika arus masuk melalui terminal a, maka arah fluks magnetik yang muncul  dalam inti trafo adalah sama dengan jika arus dimasukan juga melalui terminal d (ingat aturan tangan kanan). Sehingga polaritas pada terminal a adalah sama dengan pada terminal d. Untuk selanjutnya pada terminal a dan d diberi tanda titik.
Polaritas trafo sangat penting untuk diketahui jika kita akan memparalelkan trafo (untuk meningkatkan daya trafo) ataupun men-serikan trafo (untuk meningkatkan tegangan trafo).
Description: http://trensains.com/images/Teknik_elektro/trafo2.gif
Gambar II.2.1.2. Penentuan polaritas trafo.
Gambar 3 berikut adalah contoh dari trafo jenis step-down untuk catu daya aplikasi elektronika.
Description: http://trensains.com/images/Teknik_elektro/trafo.gif 
Gambar II.2.1.3. Trafo step-down untuk catu daya aplikasi elektronika.
Berdasarkan pemasangan gulungannya dikenal 2 (dua) macam trafo yaitu:
a). Trafo tanpa center tap (CT)
b). Trafo dengan center tap (CT)
2.  Dioda
Pengertian Dioda adalah jenis komponen pasif yang berfungsi terutama sebagai penyearah. Dioda memiliki dua kutub yaitu kutub anoda dan kutub katoda. Dioda terbuat dari dua bahan atau yang biasa di sebut dengan dioda semi konduktor yaitu bahan tipe-p menjadi sisi anode sedangkan bahan tipe-n menjadi katode.
Pada sambungan dua jenis berlawanan ini akan muncul daerah deplesi yang akan membentuk gaya barier. Gaya barier ini dapat ditembus dengan tegangan + sebesar 0.7 volt yang dinamakan sebagai break down voltage, yaitu tegangan minimum dimana dioda akan bersifat sebagai konduktor/penghantar arus listrik.
Bergantung pada polaritas tegangan yang diberikan kepadanya,pengertian dioda bisa berlaku sebagai sebuah saklar tertutup (apabila bagian anode mendapatkan tegangan positif sedangkan katodenya mendapatkan tegangan negatif) dan berlaku sebagi saklar terbuka (apabila bagian anode mendapatkan tegangan negatif sedangkan katode mendapatkan tegangan positif).
Description: Pengertian diodaDescription: Jenis dioda
Gambar II.2.2.1 Anoda dan Katoda pada dioda

Jenis-jenis dioda ada berbagai macam yaitu dioda silikon, dioda zener dan dioda bridge. Jenis dioda silikon banyak di gunakan pada peralatan catu daya sebagai penyearah arus dan pengaman tegangan kejut. Jenis dioda zener di gunakan untuk membatasi atau mengatur tegangan. Sedangkan jenis dioda bridge banyak di gunakan pada rangkaian catu daya sebagai penyearah gelombang penuh (full wave rectifier).
Secara umum semua dioda memiliki konstruksi dan prinsip kerja yang sama. Macam-macam dioda pada dasarnya terbentuk oleh sambungan PN yang secara fisik dioda dikenali melalui nama elektrodanya yang khas yaitu, anode dan katode.
Walaupun pengertian dioda kristal (semikonduktor) dipopulerkan sebelum dioda termionik, dioda termionik dan dioda kristal dikembangkan secara terpisah pada waktu yang bersamaan. Prinsip kerja dari dioda termionik ditemukan olehFrederick Guthrie pada tahun 1873 Sedangkan prinsip kerja dioda kristal ditemukan pada tahun 1874 oleh peneliti Jerman, Karl Ferdinand Braun.
Dalam pemasangannya pengertian dioda harus terpasang dengan benar, tidak boleh terbalik. Secara fisik kaki katoda ( K ) adalah kaki yang dekat dengan tanda gelang yang terdapat pada body-nya. Untuk mengetahui sebuah pengertian dioda masih bagus atau sudah rusak adalah dengan menggunakan AVO Meter.
Fungsi Dioda dalam komponen elektronika adalah sebagai, penyerah arus, sebagai catu daya, sebagai penyaring atau pendeteksi dan untuk stabilisator tegangan. Dioda adalah komponen aktif yang memiliki dua terminal yang melewatkan arus listrik hanya satu arah.

Dioda memiliki dua elektroda aktif dimana isyarat listrik dapat mengalir, dan kebanyakan diode digunakan karena karakteristik satu arah yang dimilikinya. Dioda varikap (VARIable CAPacitor/kondensator variabel) digunakan sebagai kondensator terkendali tegangan.

Dalam dunia otomotif, fungsi dioda sangat di perlukan pada sistem pengisian alternatol/dinamo isi dimana tegangan AC yang di bangkitkan oleh alternator di searahkan menjadi tegangan DC oleh dioda sebagai sumber suplay tegangan ke beban serta sebagai charger accu/aki dengan 12 volt melalui IC regulator alternator.
Description: Fungsi DiodaDescription: Dioda
Gambar II.2.2.2 Jenis –jenis Dioda

Jenis dioda juga bermacam-macam, seperti Dioda silicon, Dioda germanium, Dioda zener dan LED (Light Emitting Dioda). Fungsi dioda ini sangat berlainan, karena memiliki perbedaan pada aspek fisik baik ukuran geometrik, tingkat pengotoran, jenis elektrode ataupun jenis pertemuan.

Selain sebagai penyerah arus, fungsi dioda juga bisa di gunakan sebagai detector yaitu untuk mendeteksi sinyal-sinyal kecil. Dioda zener dipakai sebagai stabilisator tegangan catu daya sedangkan dioda LED (Light Emitting Dioda) yaitu dioda yang dapat memancarkan cahaya biasanya dipakai sebagai lampu control.

Sebagian besar jenis dioda seringkali disebut karakteristik menyearahkan. Fungsi dioda paling umum adalah untuk memperbolehkan arus listrik mengalir dalam suatu arah (disebut kondisi panjar maju) dan untuk menahan arus dari arah sebaliknya (disebut kondisi panjar mundur). Itu sebabnya, dioda dapat dianggap sebagai versi elektronik dari katup pada transmisi cairan.

Karakteristik dioda atau kurva I–V, berhubungan langsung dengan perpindahan dari pembawa melalui yang dinamakan lapisan penipisan atau daerah pemiskinan yang terdapat pada pertemuan p-n di antara semikonduktor.
Pada diode p-n, arus mengalir dari sisi tipe-p (anode) menuju sisi tipe-n (katode), tetapi tidak mengalir dalam arah sebaliknya. Itu lah yang dinamakan Dioda semikonduktor. Tipe lain dari diode semikonduktor adalah diode Schottky yang dibentuk dari pertemuan antara logam dan semikonduktor.

 Dioda Rectifier (Penyearah)
Peranan rectifier dalam rangkaian catu daya adalah untuk mengubah tegangan listrik AC yang berasal dari trafo step- down atau trafo adaptor menjadi tegangan listrik arus searah DC.
a). Penyearah Setengah Gelombang
Dalam komponen elektronika penyearah setengah gelombang disebut juga Half Wave Rectifier.
b).Penyearah Gelombang Penuh
Dalam komponen elektronika penyearah gelombang penuh disebut juga Full Wave Rectifier.



3.  Filter (Penyaring)
Penyaring atau filter merupakan bagian yang terdiri dari kapasitor yang berfungsi sebagai penyaring atau meratakan tegangan listrik yang berasal dari rectifier. Selain menggunakan filter juga menggunakan resistor sebagai tahanan.

4.  Stabilizer dan Regulator
Stabilizer dan regulator adalah bagian yang terdiri dari komponen dioda zener, transistor, komponen IC atau kombinasi dari ketiga komponen tersebut. Komponen ini berfungsi sebagai penstabil dan pengatur tegangan (regulator) yang berasal dari rangkaian penyaring.
5.  Komponen IC
Integrated Circuit (IC) adalah suatu komponen elektronik yang dibuat dari bahan semi conductor, dimana IC merupakan gabungan dari beberapa komponen seperti Resistor, Kapasitor, Dioda dan Transistor yang telah terintegrasi menjadi sebuah rangkaian berbentuk chip kecil, IC digunakan untuk beberapa keperluan pembuatan peralatan elektronik agar mudah dirangkai menjadi peralatan yang berukuran relatif kecil.
Keunggulan IC (Advantages)
IC telah digunakan secara luas diberbagai bidang, salah satunya dibidang industri Dirgantara, dimana rangkaian kontrol elektroniknya akan semakin ringkas dan kecil sehingga dapat mengurangi berat Satelit, Misil dan jenis-jenis pesawat ruang angkasa lainnya. Desain komputer yang sangat kompleks dapat dipermudah, sehingga banyaknya komponen dapat dikurangi dan ukuran motherboardnya dapat diperkecil. Contoh lain misalnya IC digunakan di dalam mesin penghitung elektronik(kalkulator), juga telepon seluler(ponsel) yang bentuknya relatif kecil.
Di era teknologi canggih saat ini, peralatan elektronik dituntut agar mempunyai ukuran dan beratnya seringan dan sekecil mungkin, dan hal itu dapat dimungkinkan dengan penggunaannya IC.
Selain ukuran dan berat IC yang kecil dan ringan, IC juga memberikan keuntungan lain yaitu bila dibandingkan dengan sirkit-sirkit keonvensional yang banyak menggunakan komponen, IC dengan sirkit yang relatif kecil hanya mengkonsumsi sedikit sumber tenaga dan tidak menimbulkan panas berlebih sehingga tidak membutuhkan pendinginan (cooling system).
Kelemahan-kelemahan IC (Disanvantages)
Pada uraian sebelumnya nampak seolah-olah IC begitu sempurna dibanding komponen elektronik konvensional, padalah tak ada sesuatu komponen yang tidak memiliki kelemahan.
Kelemahan IC antara lain adalah keterbatasannya di dalam menghadapi kelebihan arus listrik yang besar, dimana arus listrik berlebihan dapat menimbulkan panas di dalam komponen, sehingga komponen yang kecil seperti IC akan mudah rusak jika timbul panas yang berlebihan.
Demikian pula keterbatasan IC dalam menghadapi tegangan yang besar, dimana tegangan yang besar dapat merusak lapisan isolator antar komponen di dalam IC Contoh kerusakan misalnya, terjadi hubungan singkat antara komponen satu dengan lainnya di dalam IC, bila hal ini terjadi, maka IC dapat rusak dan menjadi tidak berguna.
Description: images (1).jpg                                                           Description: download.jpg
Gambar II.2.5.1 IC 337                                    Gambar II.2.5.2. IC 317

Description: images (2).jpg                                                 Description: download (1).jpg
Gambar II.2.5.3 IC 7905                                 Gambar II.2.5.4 IC 7805
Description: images (3).jpg                                     Description: download (2).jpg
Gambar II.2.5.5 IC 7912                                  Gambar II.2.5.6 IC 7812
Selain komponen utama dalam pembuatan rangkaian catu daya juga menggunakan berbagai komponen pendukung lainnya seperti sakelar, sekering, lampu indicator, voltmeter, multimeter, PCB ( Printed Circuit Board) dan berbagai komponen pendukung lainnya.













BAB III
PERANCANGAN ALAT

Dalam pembuatan catu daya kali ini, kita harus melewati langkah - langkah yang tidak bisa dilewati. Catu daya yang dirancang kali ini ditentukan outputnya yaitu +5 volt, -5 volt, +12 volt, -12 volt, dan variabel.
III.1 Komponen Alat dan Bahan
Sebelum  masuk kelangkah-langkah pembuatan catu daya,perlu disiapkan alat, bahan dan komponen yang diperlukan sebagai berikut:
  1. Solder
  2. Timah secukupnya
  3. Bor
  4. Papan PCB
  5. Travo 3 Ampere
  6. Dioda Bridge
  7. Capasitor Polar 10uF/16V
  8. IC
  9. Resistor
  10. LED warna merah dan hijau
  11. Sekring 1 Ampere + soket
  12. Kabel AC
  13. Binding Post
  14. Transistor
  15. Sakelar
  16. Spidol FM
III.2 Langkah-langkah Pembuatan Catu Daya
Setelah komponen tersebut ada, kita akan mulai merangkai rangkaian Catu Daya tersebut. Kemudian akan diperlukan gambar susunan rangkaian Catu Daya ini. Berikut adalah contoh gambar susunan rangkaian Catu Daya.
http://66fadli.files.wordpress.com/2012/06/image020.png?w=300&h=95
Gambar III.2.1 Susunan Rangkaian Catu Daya
Setelah memperoleh gambar rangkaian ini rangkailah komponen sesuai dengan rangkaian diatas. Dalam merangkai rangkaian ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Pertama dalam memasang dioda (gunakan dioda brige 4 Ampere) dioda ini memiliki 4 buah kaki yang berisi simbul +, -, dan 2 buah simbol ~.1 kaki yang berisi gambar ~ dihubungkan dengan travo yang berisi angka 12V, dan kaki yang bergambar ~ yang lainnya dihubungkan dengan travo yang berisi tanda 0. Kemudian kaki dioda yang bergambar + dihubungkan dengan kaki + capasitor, dan kaki dioda yang berisi gambar -, dihubungkan dengan kaki – kapasitor.
Kemudian kaki + capasitor dihubungkan dengan kaki input dari IC 7805 (IC ini berisi 3 kaki, untuk lebih jelasnya lihat data Sheet yang disediakan di akhir pembahasan ini), dan kaki – kapasitor dihubungkan dengan kaki Ground/- dari IC 7805.
Setelah itu kaki ke tiga dari IC 7805  yang merupakan kaki keluaran yang harus di hubungkan dengan kaki + kapasitor yang ke 2, dan Ground dari IC 7805 dihubungkan dengan kaki – dari kapasitor ke 2.
Kemudian pada kaki + pada kapasitor ke 2 dipasangkan kabel yang berisi jepit buaya warna merah, dan pada kaki – kapasitor ke 2 dipasangkan kaber yang berisi jepit buaya warna hitam.
Dan yang terakhir adalah memasang  kabel  AC yang sudah berisi sekring pada travo. Cara pemasangannya sangat mudah yaitu memasangkan salah satu bagian kabel AC ke travo yang berisi tanda 220V dan bagian lain dari kabel AC dipasangkan pada travo yang bertandakan 0 di sebelah tanda 220V.

III.3 Prinsip Kerja Catu Daya
Perangkat elektronika mestinya dicatu oleh suplai arus searah DC (direct current) yang stabil agar dapat bekerja dengan baik. Baterai atau accu adalah sumber catu daya DC yang paling baik. Namun untuk aplikasi yang membutuhkan catu daya lebih besar, sumber dari baterai tidak cukup. Sumber catu daya yang besar adalah sumber bolak-balik AC (alternating current) dari pembangkit tenaga listrik. Untuk itu diperlukan suatu perangkat catu daya yang dapat mengubah arus AC menjadi DC. Pada tulisan kali ini disajikan prinsip rangkaian catu daya (power supply) linier mulai dari rangkaian penyearah yang paling sederhana sampai pada catu daya yang ter-regulasi.
BAB IV
ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Perangkat elektronika mestinya dicatu oleh suplai arus searah DC (direct current) yang stabil agar dapat bekerja dengan baik. Baterai atau accu adalah sumber catu daya DC yang paling baik. Namun untuk aplikasi yang membutuhkan catu daya lebih besar, sumber dari baterai tidak cukup. Sumber catu daya yang besar adalah sumber bolak-balik AC (alternating current) dari pembangkit tenaga listrik. Untuk itu diperlukan suatu perangkat catu daya yang dapat mengubah arus AC menjadi DC. Prinsip rangkaian catu daya (power supply) linier mulai dari rangkaian penyearah yang paling sederhana sampai pada catu daya yang ter-regulasi.

IV.1.  Penyearah (Rectifier)
Prinsip penyearah (rectifier) yang paling sederhana ditunjukkan pada gambar-1 berikut ini. Transformator (T1) diperlukan untuk menurunkan tegangan AC dari jala-jala listrik pada kumparan primernya menjadi tegangan AC yang lebih kecil pada kumparan sekundernya.
Gambar IV.1.1 Rangkaian penyearah sederhana
Pada rangkaian ini, dioda (D1) berperan hanya untuk merubah dari arus AC menjadi DC dan meneruskan tegangan positif ke beban R1. Ini yang disebut dengan penyearah setengah gelombang (half wave). Untuk mendapatkan penyearah gelombang penuh (full wave) diperlukan transformator dengan center tap (CT) seperti pada gambar-2.
Gambar IV.1.2 Rangkaian penyearah gelombang penuh
Tegangan positif phasa yang pertama diteruskan oleh D1 sedangkan phasa yang berikutnya dilewatkan melalui D2 ke beban R1 dengan CT transformator sebagai common ground.. Dengan demikian beban R1 mendapat suplai tegangan gelombang penuh seperti gambar di atas. Untuk beberapa aplikasi seperti misalnya untuk men-catu motor dc yang kecil atau lampu pijar dc, bentuk tegangan seperti ini sudah cukup memadai. Walaupun terlihat di sini tegangan ripple dari kedua rangkaian di atas masih sangat besar.
Gambar IV.1.3 Rangkaian penyearah setengah gelombang dengan filter C
Gambar 3 adalah rangkaian penyearah setengah gelombang dengan filter kapasitor C yang paralel terhadap beban R. Ternyata dengan filter ini bentuk gelombang tegangan keluarnya bisa menjadi rata. Gambar-4 menunjukkan bentuk keluaran tegangan DC dari rangkaian penyearah setengah gelombang dengan filter kapasitor. Garis b-c kira-kira adalah garis lurus dengan kemiringan tertentu, dimana pada keadaan ini arus untuk beban R1 dicatu oleh tegangan kapasitor. Sebenarnya garis b-c bukanlah garis lurus tetapi eksponensial sesuai dengan sifat pengosongan kapasitor.
Gambar IV.1.3 Bentuk gelombang dengan filter kapasitor
Kemiringan kurva b-c tergantung dari besar arus (I) yang mengalir ke beban R. Jika arus I = 0 (tidak ada beban) maka kurva b-c akan membentuk garis horizontal. Namun jika beban arus semakin besar, kemiringan kurva b-c akan semakin tajam. Tegangan yang keluar akan berbentuk gigi gergaji dengan tegangan ripple yang besarnya adalah :
Vr = VM -VL ………. (1)
dan tegangan dc ke beban adalah Vdc = VM + Vr/2 ….. (2)
Rangkaian penyearah yang baik adalah rangkaian yang memiliki tegangan ripple paling kecil. VL adalah tegangan discharge atau pengosongan kapasitor C, sehingga dapat ditulis :
VL = VM e -T/RC ………. (3)
Jika persamaan (3) disubsitusi ke rumus (1), maka diperoleh :
Vr = VM (1 – e -T/RC) …… (4)
Jika T << RC, dapat ditulis : e -T/RC » 1 – T/RC ….. (5)
sehingga jika ini disubsitusi ke rumus (4) dapat diperoleh persamaan yang lebih sederhana :
Vr = VM(T/RC) …. (6)
VM/R tidak lain adalah beban I, sehingga dengan ini terlihat hubungan antara beban arus I dan nilai kapasitor C terhadap tegangan ripple Vr. Perhitungan ini efektif untuk mendapatkan nilai tengangan ripple yang diinginkan.
Vr = I T/C … (7)
Rumus ini mengatakan, jika arus beban I semakin besar, maka tegangan ripple akan semakin besar. Sebaliknya jika kapasitansi C semakin besar, tegangan ripple akan semakin kecil. Untuk penyederhanaan biasanya dianggap T=Tp, yaitu periode satu gelombang sinus dari jala-jala listrik yang frekuensinya 50Hz atau 60Hz. Jika frekuensi jala-jala listrik 50Hz, maka T = Tp = 1/f = 1/50 = 0.02 det. Ini berlaku untuk penyearah setengah gelombang. Untuk penyearah gelombang penuh, tentu saja fekuensi gelombangnya dua kali lipat, sehingga T = 1/2 Tp = 0.01 det.
Penyearah gelombang penuh dengan filter C dapat dibuat dengan menambahkan kapasitor pada rangkaian gambar 2. Bisa juga dengan menggunakan transformator yang tanpa CT, tetapi dengan merangkai 4 dioda seperti pada gambar-5 berikut
Gambar IV.1.4 Rangkaian penyearah gelombang penuh dengan kapasitor C
Sebagai contoh, anda mendisain rangkaian penyearah gelombang penuh dari catu jala-jala listrik 220V/50Hz untuk mensuplai beban sebesar 0.5 A. Berapa nilai kapasitor yang diperlukan sehingga rangkaian ini memiliki tegangan ripple yang tidak lebih dari 0.75 Vpp. Jika rumus (7) dibolak-balik maka diperoleh.
C = I.T/Vr = (0.5) (0.01)/0.75 = 6600 uF.
Untuk kapasitor yang sebesar ini banyak tersedia tipe elco yang memiliki polaritas dan tegangan kerja maksimum tertentu. Tegangan kerja kapasitor yang digunakan harus lebih besar dari tegangan keluaran catu daya. Anda barangkalai sekarang paham mengapa rangkaian audio yang anda buat mendengung, coba periksa kembali rangkaian penyearah catu daya yang anda buat, apakah tegangan ripple ini cukup mengganggu. Jika dipasaran tidak tersedia kapasitor yang demikian besar, tentu bisa dengan memparalel dua atau tiga buah kapasitor.

IV.2  Voltage Regulator
Rangkaian penyearah sudah cukup bagus jika tegangan ripple-nya kecil, namun ada masalah stabilitas. Jika tegangan PLN naik/turun, maka tegangan outputnya juga akan naik/turun. Seperti rangkaian penyearah di atas, jika arus semakin besar ternyata tegangan dc keluarnya juga ikut turun. Untuk beberapa aplikasi perubahan tegangan ini cukup mengganggu, sehingga diperlukan komponen aktif yang dapat meregulasi tegangan keluaran ini menjadi stabil.
Regulator Voltage berfungsi sebagai filter tegangan agar sesuai dengan keinginan. Oleh karena itu biasanya dalam rangkaian power supply maka IC Regulator tegangan ini selalu dipakai untuk stabilnya outputan tegangan.
Berikut susunan kaki IC regulator tersebut.
http://66fadli.files.wordpress.com/2012/06/image0151.jpg?w=300&h=213
Gambar IV.2.1 Susunan kaki IC regulator
Misalnya 7805 adalah regulator untuk mendapat tegangan +5 volt, 7812 regulator tegangan +12 volt dan seterusnya. Sedangkan seri 79XX misalnya adalah 7905 dan 7912 yang berturut-turut adalah regulator tegangan -5 dan -12 volt.
Selain dari regulator tegangan tetap ada juga IC regulator yang tegangannya dapat diatur. Prinsipnya sama dengan regulator OP-amp yang dikemas dalam satu IC misalnya LM317 untuk regulator variable positif dan LM337 untuk regulator variable negatif. Bedanya resistor R1 dan R2 ada di luar IC, sehingga tegangan keluaran dapat diatur melalui resistor eksternal tersebut.
Rangkaian regulator yang paling sederhana ditunjukkan pada gambar 6. Pada rangkaian ini, zener bekerja pada daerah breakdown, sehingga menghasilkan tegangan output yang sama dengan tegangan zener atau Vout = Vz. Namun rangkaian ini hanya bermanfaat jika arus beban tidak lebih dari 50mA.
Gambar IV.2.2 Regulator zener
Prinsip rangkaian catu daya yang seperti ini disebut shunt regulator, salah satu ciri khasnya adalah komponen regulator yang paralel dengan beban. Ciri lain dari shunt regulator adalah, rentan terhadap short-circuit. Perhatikan jika Vout terhubung singkat (short-circuit) maka arusnya tetap I = Vin/R1. Disamping regulator shunt, ada juga yang disebut dengan regulator seri. Prinsip utama regulator seri seperti rangkaian pada gambar 7 berikut ini. Pada rangkaian ini tegangan keluarannya adalah :
Vout = VZ + VBE ……….. (8)
VBE adalah tegangan base-emitor dari transistor Q1 yang besarnya antara 0.2 – 0.7 volt tergantung dari jenis transistor yang digunakan. Dengan mengabaikan arus IB yang mengalir pada base transistor, dapat dihitung besar tahanan R2 yang diperlukan adalah :
R2 = (Vin – Vz)/Iz ………(9)
Iz adalah arus minimum yang diperlukan oleh dioda zener untuk mencapai tegangan breakdown zener tersebut. Besar arus ini dapat diketahui dari datasheet yang besarnya lebih kurang 20 mA.
Gambar IV.2.3 Regulator zener follower
Jika diperlukan catu arus yang lebih besar, tentu perhitungan arus base IB pada rangkaian di atas tidak bisa diabaikan lagi. Dimana seperti yang diketahui, besar arus IC akan berbanding lurus terhadap arus IB atau dirumskan dengan IC = bIB. Untuk keperluan itu, transistor Q1 yang dipakai bisa diganti dengan tansistor darlington yang biasanya memiliki nilai b yang cukup besar. Dengan transistor darlington, arus base yang kecil bisa menghasilkan arus IC yang lebih besar.
Teknik regulasi yang lebih baik lagi adalah dengan menggunakan Op-Amp untuk men-drive transistor Q, seperti pada rangkaian gambar 8. Dioda zener disini tidak langsung memberi umpan ke transistor Q, melainkan sebagai tegangan referensi bagi Op-Amp IC1. Umpan balik pada pin negatif Op-amp adalah cuplikan dari tegangan keluar regulator, yaitu :
Vin(-) = (R2/(R1+R2)) Vout ……. (10)
Jika tegangan keluar Vout menaik, maka tegangan Vin(-) juga akan menaik sampai tegangan ini sama dengan tegangan referensi Vz. Demikian sebaliknya jika tegangan keluar Vout menurun, misalnya karena suplai arus ke beban meningkat, Op-amp akan menjaga kestabilan di titik referensi Vz dengan memberi arus IB ke transistor Q1. Sehingga pada setiap saat Op-amp menjaga kestabilan :
Vin(-) = Vz ……… (11)
Gambar IV.2.4 Regulator dengan Op-amp
Dengan mengabaikan tegangan VBE transistor Q1 dan mensubsitusi rumus (11) ke dalam rumus (10) maka diperoleh hubungan matematis :
Vout = ( (R1+R2)/R2) Vz……….. (12)
Pada rangkaian ini tegangan output dapat diatur dengan mengatur besar R1 dan R2. Sekarang mestinya tidak perlu susah payah lagi mencari op-amp, transistor dan komponen lainnya untuk merealisasikan rangkaian regulator seperti di atas. Karena rangkaian semacam ini sudah dikemas menjadi satu IC regulator tegangan tetap. Saat ini sudah banyak dikenal komponen seri 78XX sebagai regulator tegangan tetap positif dan seri 79XX yang merupakan regulator untuk tegangan tetap negatif. Bahkan komponen ini biasanya sudah dilengkapi dengan pembatas arus (current limiter) dan juga pembatas suhu (thermal shutdown). Komponen ini hanya tiga pin dan dengan menambah beberapa komponen saja sudah dapat menjadi rangkaian catu daya yang ter-regulasi dengan baik.
Gambar 1V.2.5 Regulator dengan IC 78XX / 79XX
Hanya saja perlu diketahui supaya rangkaian regulator dengan IC tersebut bisa bekerja, tengangan input harus lebih besar dari tegangan output regulatornya. Biasanya perbedaan tegangan Vin terhadap Vout yang direkomendasikan ada di dalam datasheet komponen tersebut. Pemakaian heatshink (aluminium pendingin) dianjurkan jika komponen ini dipakai untuk men-catu arus yang besar. Di dalam datasheet, komponen seperti ini maksimum bisa dilewati arus mencapai 1 A.


IV.3 Blok Diagram
Catu daya memiliki blok diagram yang tidak begitu rumit.Seperti pada gambar tersebut:
ANd9GcQEJ1tJzSxGz7E_6g-Dtos4IYEdvo76a7R6eh5709Ry-ti3jV0kAA
Gambar IV.3.1 Blok diagram catu daya

611060115%20-%201
Gambar IV.3.2 Blok Diagram alur catu daya








BAB V
PENUTUP

V.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang dibuat yaitu berdasarkan tujuan dari penulisan laporan akhir ini. Kesimpulan yang kami dapat dari laporan akhir ini adalah sebagai berikut.
1.      Praktikan dapat mengetahui kegunaan catu daya.
2.      Praktikan dapat mengetahui kegunaan dari komponen-komponen dalam catu daya
3.      Praktikan dapat menentukan tegangan keluaran dari catu daya.
4.      Praktikan dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan catu daya yang telah dibuat
5.      Praktikan dapat mengetahui perbandingan antara hasil teori dengan hasil praktikum.


V.2 Saran

Saran yang diberikan bertujuan sebagai bahan acuan pada praktikum selanjutnya. Beberapa saran yang bermanfaat tersebut dalah sebagai berikut:
1.      Pada pelaksanaan praktikum diharapkan pembimbing atau asisten dapat memberikan cara kerja alat dengan baik terhadap praktikan.
2.      Diharapkan juga peralatan yang menunjang pada saat praktikum lengkap.
3.      Diharapkan kepada para praktikan agar lebih berhati-hati lagi dalam melakukan praktikum pembuatan catu daya ini agar tidak ada kecerobohan yg menyebabkan kerugian.

DAFTAR PUSTAKA

 www.forumsains.com › ... › Ilmu Teknik › Teknik Elektro‎
110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/fisika/CATUDAYA

 





Jumat, 13 Desember 2013

Rahasia Kehidupan Sehari-hari Di Stasiun Luar Angkasa : Shalat dan Suara Adzan Di Luar Angkasa

Rahasia Kehidupan Sehari-hari Di Stasiun Luar Angkasa : Shalat dan Suara Adzan Di Luar Angkasa

Rahasia Kehidupan Sehari-hari Di Stasiun Luar Angkasa

Shalat dan Suara Adzan Di Luar Angkasa

Kehidupan para astronot atau antariksawan di luar negeri seringkali berlangsung lama. Kehidupan di tempat tersebut jauh berbeda dengan kehidupan normal di bumi. Makan, mandi, minum, buang air besar, hiburan, internet dan kehidupan lainnya sangat unik. Agar dapat hidup nyaman dengan waktu cukup lama, para ahli menyiapkan sarana alat canggih dan khusus bagi kehidupan di luar angkasa.
Misi Badan Antariksa Eropa (ESA) untuk program Mars500 sebentar lagi bakal terwujud. Mulai 3 Juni nanti, enam orang dari berbagai negara akan menjalani kehidupan di sebuah bilik di Planet Mars. Sampai November 2011 nanti, enam astronot ini akan melakukan aktivitas sehari-hari, seperti makan, tidur dan bekerja seperti biasa di sebuah “bilik”. Uji coba ini dilakukan untuk mengetahui besarnya tekanan yang dihadapi awak ketika mengikuti ekspedisi ruang angkasa. “Ini adalah misi yang paling lama,” kata kepala eksperimen yang juga pejabat di Badan Antariksa Eropa, Martin Zell.
Enam orang yang diutus untuk hidup di planet merah adalah tiga orang warga negara Rusia, seorang warga Italia-Kolombia, seorang warga Perancis, dan seorang warga Cina. Mereka nantinya akan dibagi menjadi dua kelompok. Tiga orang di kelompok pertama akan meneliti permukaan Mars, sementara tiga orang lainnya yang ada di kelompok kedua akan mengamati benda-benda luar angkasa yang ada di sekitar Mars.
Program Mars 500 ini membutuhkan waktu sekitar 250 hari perjalanan dari Bumi ke Mars. Adapun operasi di permukaan Mars hanya 30 hari ditambah perjalanan kembali ke Bumi.  Menurut astronot dari Rusia, Sukhrob Kamolov, terdapat kendala bahasa di antara mereka karena belum dapat memahami logat masing-masing ketika berbicara dalam bahasa Inggris. Namun, Kamalov mengatakan, kendala itu akan diatasi dengan menggunakan bahasa isyarat agar dapat dimengerti satu sama lain. “Kami akan menggunakan bahasa tubuh,” kata Kamolov.
Selama 502 hari itu, mereka hanya dapat berkomunikasi dengan Bumi menggunakan surat elektronik. Tentu saja, sambungannya terkadang putus-nyambung. Kendati demikian, bisa terbang ke Mars tentunya sangat membanggakan. Tak mudah untuk dapat terbang ke Mars karena dari 5.680 orang pendaftar, hanya enam orang yang dibutuhkan.
Para astronot ini tidak menyembunyikan kebahagiaan untuk dapat segera sampai di sana. Astronot dari Cina, Wang Yue, mengatakan perjalanan ini menjadi sejarah dalam kehidupan manusia. “Eksplorasi luar angkasa adalah kerja yang sulit dan berat,” katanya. “Ini membutuhkan kerja sama dunia internasional.” Pernyataan Yue tak lepas dari ambisi pemerintah Cina untuk mengambil bagian dalam penelitian luar angkasa dengan mengirimkan tim sendiri ke Mars suatu saat nanti. Astronot dari Perancis, Romain Charles mengatakan sangat bangga dapat mengikuti misi ini. “Saya berharap cucu saya nanti juga dapat pergi ke Mars dan saya akan mengatakan padanya, “Saya juga dulu pernah ke Mars”.”
Kehidupan di Stasiun Angkasa
Sebuah stasiun ruang angkasa, memiliki sebuah sistem yang sangat komplek dengan subsistem yang saling terkait Struktur, Listrik,Thermal kendali, Sikap tekad dan kontrol, Orbital navigasi dan tenaga penggerak, Otomasi dan robotika, Komputasi dan komunikasi, Dukungan lingkungan dan kehidupan, Fasilitas untuk kru, dan transportasi kargo (barang/suplai). Hidup di stasiun ruang angkasa memiliki banyak hambatan dan adaptasi terutama bagi mereka yang di haruskan ‘menetap’ disana dalam waktu panjang, hal hal itu seperti masalah daur ulang sampah, tingkat radiasi yang tinggi, dan juga menghadapi gravitasi rendah. Hal hal tersebut tentu bisa menyebabkan efek gangguan kesehatan dan seperti yang kita ketahui bersama dalam kasus solar flare, semua kehidupan saat ini dilindungi oleh medan magnet bumi, dan berada di bawah sabuk Van Allen, so kesimpulan nya bekerja di atas sana tentu memiliki resiko tersendiri dan hanya orang orang dengan stamina tinggi lah bisa berangkat ke atas sana.
Untuk kedepan nya, masalah masalah tersebut diatas akan segera diatasi dengan serangkaian penelitian tentang ketahanan hidup manusia di antariksa, yang mana hasil penelitian tersebut di harapkan bisa membawa para pekerja dalam jumlah banyak dan bisa bekerja dalam jangka waktu yang lebih panjang dari sekarang. Kelak konsep yang ada akan berupa sebuah ‘kota kecil berupa ruang ruang hidup’ di atas, namun sayangnya hingga saat ini, hal itu masih berupa konsep yang masih sulit di terapkan mengingat ongkos peluncuran yang mahal serta kemauan politik negara yang bertindak sebagai operator stasiun ruang angkasa tersebut ( dalam hal ini ada dua raksasa negara yang berkuasa di atas sana, Amerika dan Russia). Bisa dibayangkan untuk sebuah Stasiun kecil saja memerlukan budjet yang sangat sangat besar.
ISS atau International Space Station, adalah sebuah program antariksa dari beberapa negara besar yang akan melakukan usaha bersama di angkasa. Negara negara tersebut antara lain Amerika Serikat, Rusia, Kanada, Jepang, Brasil, Belgia, Britania Raya, denmark, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Norwegia, Spanyol , Swedia, dan Swiss. Karena ISS adalah akan berwujud sebuah stasiun besar, maka perakitan nya sendiri di lakukan diatas mengingat komponen komponen sistem ISS tersebut sangat besar dan berat, hanya dengan bantuan Microgravity (A very low gravity environment, which causes people and objects to be practically weightless) lah  semua komponen (70 komponen) bisa dirakit menjadi satu bagian ISS dalam waktu enam tahun. Beberapa nama Stasiun Angkasa yang ada antara lain: DOS 2, Salyut, Cosmos, Mir, Skylab, Mir 2/Polyus, dan selanjutnya kelak adalah ISS.
Makanan Di Luar Angkasa
Makanan makanan itu ternyata diciptakan dan diproduksi untuk para astronot dan kosmonot di Stasiun Luar Angkasa Internasional oleh perusahaan induk yang bernama SPACEHAB / Johnson Engineering, dan berbentuk dalam kemasan bersegel siap makan (jadi gak perlu lagi untuk memasak nya). Mengenai Gizi? masalah gizi gak perlu khawatir, yang jelas makanan ini sudah memenuhi standart makanan khusus para pekerja di gravitasi rendah. so pasti sehat! dan yang lucu, bahkan es krim khusus astronot pun ada. Untuk minuman nya, berhubung di atas sana sulit untuk mendapatkan air, maka pemecahan nya adalah dengan melakukan purifikasi terhadap air urine yang ada untuk di daur ulang menjadi air layak minum, dan mengenai rasanya menurut beberapa Astronot memiliki rasa yodium yang tajam, memang tidak ada pilihan lain untuk bisa terus eksis di angkasa luar sana mengingat keterbatasan Makanan dan Minuman
Bentuk makanan bersegel untuk konsumsi astronot dan juga es krim khusus astronot (gambar atas samping). Astronaut pertama China, Yang Liwei (44), baru-baru ini meluncurkan otobiografi yang berjudul The Nine Levels between Heaven and Earth. Salah satu rahasia misi yang ia ungkapkan: ketahanannya di orbit Bumi adalah dengan mengonsumsi daging anjing!  “Banyak teman yang menanyakan apa yang kami makan (saat di luar angkasa), mereka menduga kami memakan sesuatu yang mahal, seperti sirip hiu,” ujar komandan Misi Shenzhou V pada 2003 itu, seperti diberitakan telegraph.co.uk, Kamis (13/5).
Padahal, kisah Yang dalam bukunya, daftar menu mereka “biasa” saja, antara lain ayam dan ikan. Satu-satunya yang istimewa adalah daging anjing yang diperoleh khusus dari kota Huajiang, Provinsi Guangdong. Anjing asal kota itu, kata Yang, terkenal dengan nutrisinya.  “Memakan daging anjing membuat kami kuat melintasi orbit.” Memang, daging anjing merupakan konsumsi umum di wilayah utara China, yang dipercaya berguna untuk menghangatkan tubuh saat musim dingin. Menu yang sama juga digunakan tahun lalu, saat astronaut China melakukan misi berjalan di pesawat luar angkasa untuk pertama kalinya bagi negara itu.
Pakaian Sehari-hari
Dalam kabin, ruangan dijaga agar tetap bertekanan 1 Atmosfer, suhu dan kelembabapan. Oleh karena itu, para astronot tidak memerlukan pakaian khusus kecuali pakaian warna oranye yang dipakai ketika peluncuran dan saat kembali ke bumi. Para astronot mengenakan pakaian yang sama dengan kita di bumi.Para astronot tidak bisa mencuci pakaiannya di luar angkasa. Jadi, mereka membawa beberapa pakaian dalam supaya bisa diganti setiap hari. Mereka juga membawa pakaian dan celana dari bahan katun.Saat astronot mengerjakan tugasnya di luar angkasa, mereka mengenakan pakaian khusus luar angkasa. Pakaian luar angkasa ini adalah pakaian yang sangat kuat dengan berbagai macam fungsi yang telah didesain untuk melindungi mereka dari lingkungan yang berbahaya bagi kehidupan mereka, seperti radiasi dan keadaan vakum.
Mengelola Sampah
Di Stasiun luar angkasa tentu ruangan akan menjadi kotor dan banyak sampah setelah makan. Di sela-sela tugas mereka, para astronot membersihkan tempat makan, mengganti penyaring udara ruangan, mengumpulkan sampah, serta membersihkan dinding dan lantai. Mereka menggunakan deterjen cair, sarung tangan plastik, serbet pembersih serbaguna, dan vacuum cleaner untuk membersihkan ruangan.Untuk membersihkan ruangan, mereka menyemprotkan deterjen, mengelap dengan serbet pembersih, dan menyedot debu-debu. Pada saat menggunakan deterjen, mereka menggunakan sarung tangan. Sampah yang dikumpulkan dan sarung tangan yang terpakai akan dibawa kembali ke bumi
Toilet Luar Angkasa
Di dalam pesawat luar angkasa tidak ada bak mandi atau shower, tapi ada toilet. Toiletnya seluas 1 x 1 meter. Laki-laki dan perempuan menggunakan toilet yang sama. Toiletnya mirip seperti toilet orang barat yang kita gunakan di bumi. Meskipun demikian, ada sedikit perbedaan. Para astronot mengikatkan tubuh mereka di toilet sehingga mereka tidak melayang. Kemudian mereka menggunakan alat seperti vacuum-cleaner untuk menyedot sampah buangan. Sampah buangan ini kemudian dikeringkan dalam vacuum.Toilet tidak dipisahkan oleh pintu, melainkan hanya korden. Jadi, kalian bisa bayangkan suara dari dalam toilet pasti terdengar dari luar. Meskipun begitu, di dalam pesawat luar angkasa sangat bising. Suara dari kipas angin, motor, dan alat-alat bising lainnya terlalu berisik saat toilet digunakan, sehingga suara dari dalam toilet tidak akan terdengar dari luar. Agar dapat duduk dengan pas di penyedot toilet yang hanya berukuran 10 cm, para astronot menggunakan peralatan pelatihan yang dilengkapi dengan kamera.
Selain membuat terobosan dengan membuat stasiun luar angkasa, lembaga antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil menciptakan alat senilai 250 juta dolar AS guna mendaur ulang air seni astronotnya menjadi layak minum. Cape Canaveral, Florida (ANTARA News | Finroll) – “Kita telah banyak mengkaji kandungan kemih cukup dari yang dibutuhkan dan diinginkan,” kata David Korth, direktur penerbangan NASA, layaknya dilaporkan Irene Krotz dari Reuters.
Proyek stasiun angkasa itu senilai 100 miliar dolar AS yang melibatkan 16 bangsa. Stasiun itu dibangun 220 mil di luar angkasa selama lebih dari satu dekade. Sebelum daur ulang itu dimulai November 2008, NASA telah sukses terlebih dahulu mengujinya. “Orang-orang memilki pengetahuan luas akan kandungan air seni, tetapi ilmu kimia mengubahnya sebagai karya yang terkadang profesor sendiri tidak selalu mengerti. Ada banyak parameter dalam kandungan kalsium di air kencing dan pH (kadar asam),” kata ilmuwan Julie Robinson. Sementara itu, para insinyur pusat penerbangan angkasa Marshall di Huntsville, Alabama, berharap perbaikan pesawat ulang alik Endeavour tepat waktu sesuai jadwal peluncuran pada 7 Februari 2010 guna mengemban misi pembangunan stasiun angkasa
Toilet Macet
Para astronot yang menghuni Stasiun Antariksa Internasional, kini harus menghadapi antrian panjang untuk ke kamar mandi, karena toilet utamanya macet. Antrian ke kamar kecil dan kamar mandi terjadi, terutama pada saat jam istirahat. Macetnya toilet utama itu, karena saat ini Stasiun Antariksa Internasional dihuni oleh 13 astronot, rekor tertinggi jumlah penghuni di dalam stasiun antariksa tersebut. Di stasiun antariksa, para astronot itu, sejak Ahad (19/7) tengah memasang pallet peralatan dengan sepasang lengan robot.
Akibat macetnya toilet utama, astronot berebutan untuk menggunakan toilet cadangan di bagian Rusia di stasiun antariksa itu dan di pesawat ulang-alik Endeavour, yang datang berkunjung. “Pasang tanda `tak bisa dipakai` di WHC (kompartemen kesehatan dan buangan),” kata Pemantau Misi Hal Getselman, dilakukan setelah upaya tanpa hasil untuk melakukan perbaikan, sebagaimana dilaporkan kantor berita Inggris, Reuters.
Kamar kecil tersebut, yang dihubungkan dengan sistem daur-ulang air limbah di stasiun itu, telah menjadi kamar mandi utama semua awak. NASA membatasi penggunaan toilet pesawat ulang-alik karena itu dapat menimbun air limbah di dalam pesawat, seperti yang terjadi selama penerbangan. Sampah air limbah dapat mencemarkan peron yang baru dipasang di stasiun tersebut bagi percobaan ilmiah.
Instalasi mirip serambi tersebut dipasang di luar laboratorium Jepang, Kibo, di stasiun itu selama astronot melakukan jalan di udara, Sabtu.  “Untuk saat ini, jika semua (anggota awak pesawat ulang-alik) menggunakan toilet pesawat, itu akan menjadi masalah,” kata Direktur Penerbangan Brian Smith. Jika toilet tersebut tak dapat diperbaiki dalam waktu enam hari, itu dapat menjadi masalah yang lebih serius, tambah Smith. “Kami belum tahu besarnya masalah,” katanya.
Busa tangki bahan bakar

Belum ada percobaan di atas peron baru tersebut. Semua itu akan dilakukan belakangan selama keberadaan Endeavour, yang direncanakan selama 11 hari. Anggota awak pada Ahad memindahkan satu pallet suku-cadang ke stasiun tersebut, dengan menggunakan lengan robot di pesawat ulang-alik dan stasiun itu. NASA juga memiliki rencana pada Ahad untuk menguji busa di tangki bahan bakar luar yang diperuntukkan bagi peluncuran pesawat ulang-alik Discovery bulan Agustus ke stasiun antariksa itu. NASA memiliki tujuh misi setelah misi Endeavour guna menuntaskan pembuatan pos terdepan orbit dengan nilai 100 miliar dolar AS dan memensiunkan armada ulang-alik tersebut. Tangki Endeavour menyimpan sangat banyak busa penyekat dengan cara yang tak pernah terlihat selama peluncuran pesawat ulang-alik sebelumnya.
NASA merancang-ulang tangki itu dan melakukan pemeriksaan setelah kehilangan pesawat ulang-alik Columbia pada 2003 akibat dampak puing buih selama peluncuran. Kerusakan yang timbul pada penahan panas mengakibatkan pesawat ulang-alik tersebut pecah berantakan saat kembali memasuki atmosfir untuk mendarat. Semua tujuh astronot di dalamnya tewas dalam kecelakaan tersebut.
Manajer program pesawat ulang-alik John Shanno mengatakan kepada Reuters potongan busa yang hilang dari tangki Endeavour sedikit dibandingkan dengan sebanyak 1 kilogram yang menubruk sayap Columbia. Tangki Endeavour juga diduga telah melepaskan kebanyakan puingnya belakangan selama naik, ketika kekuatan aerodinamika terlalu lemah untuk menghempaskan buih itu ke dalam pesawat dan mengakibatkan kerusakan.”Kelihatannya buih ini, dan caranya keluar, takkan menjadi masalah. Kamis masih melakukan pemasangan ulang,” kata Shanno dalam satu surat elektronik. Sebelum Discovery diizinkan diluncurkan, NASA perlu memastikan lembaga tersebut memahami mengapa tangki Endeavour mengucurkan buih dan yakin bahwa peristiwa serupa takkan terjadi lebih cepat selama pesawat tersebut naik dan tak menimbulkan bahaya
Kesehatan Astronot
Setiap astronot di pesawat luar angkasa memiliki tugas khusus. Masing-masing telah dibekali pelatihan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas tersebut. Untuk pertolongan kesehatan, Tim Bagian Kesehatan adalah kelompok yang diberikan tugas tersebut. Tim Bagian Kesehatan telah dilatih tidak hanya untuk memberikan pertolongan pertama, tapi juga untuk memberikan pertolongan medis seperti menjahit luka dan memberi injeksi. Semua astronot telah dilatih untuk memberikan pertolongan pada orang yang terkena serangan jantung. Banyak peralatan kedokteran dan obat-obatan di dalam kotak medis pesawat luar angkasa. Perlengkapan ini dibutuhkan untuk mengobati luka ringan dan cedera selama penerbangan pesawat. Perlengkapan ini juga berguna dalam menstabilkan kondisi astronot saat terbang kembali ke bumi.
Hiburan Astronot dan Internet
Para astronot diperbolehkan membawa barang-barang mereka sendiri. Mereka dapat menghabiskan waktu luang mereka dengan membaca buku favorit mereka, mendengarkan musik, dll. Karena bumi dan bintang-bintang terlihat indah dari jendela pesawat luar angkasa, mereka juga sering memandangi jendela dan mengambil foto.Di Stasiun Luar Angkasa Internasional, mereka dapat menonton film dari DVD, dan sekali seminggu mereka dapat berbicara dengan keluarga mereka di bumi. Selain itu para astronot juga sekarang bisa ber internetan layaknya kita yang ada di bumi !
Bahkan mewabahnya situs jejaring seperti Facebook atau Twitter sudah menjangkit sebagian besar manusia di dunia, juga bukan halangan bagi para astronot.  Dengan teknologi sangat tinggi, untuk pertama kalinya, astronaut di luar angkasa akhirnya bisa mengakses internet.
Timotius (TJ) Creamer, awak Stasiun Luar Angkasa Internasional, telah bekerja dengan pengendali penerbangan untuk membangun akses internet dari pos orbit sejak peluncuran pada bulan lalu. Tidak sia-sia, pada Jumat (22/1), usaha tersebut terbayar. Ia berhasil mengirim posting pertama lewat Twitter dari luar angkasa.  “Halo Twitterverse! Kami kini langsung tweeting dari International Space Station. Pertama kalinya tweet dari angkasa! :) ,” tulis Creamer. Selain dia, ikut juga kosmonaut Rusia Oleg Kotov dan astronaut Jepang Soichi Noguchi  Sebelumnya, astronaut harus mengirim status terbaru seperti Twitter melalui e-mail ke pengontrol misi di Houston. Kemudian pengontrol mem-posting-nya di tweets. Awak Stasiun Luar Angkasa Internasional sekarang dapat menggunakan laptop untuk mencapai komputer di pengontrol misi sehingga bisa menjelajah Web. Akses internet jarak jauh ini mungkin terjadi jika ada hubungan komunikasi berkecepatan tinggi.
Peristiwa itu diharapkan mampu memberikan dorongan moral yang besar. “Mereka berkomitmen untuk menghabiskan berbulan-bulan untuk jauh dari keluarga dan teman-teman. Ini keadaan unik dari isolasi,” kata juru bicara NASA Kelly Humphries. “Kami berharap hal itu dapat meningkatkan semangat kerja dan produktivitas,” ujarnya.  Namun, itu bukan berarti astronaut akan bisa bebas berinternet. Mereka akan tetap tunduk pada pedoman akses internet yang sama seperti pegawai pemerintah lainnya, yaitu tidak mengganggu pekerjaan. “Itu tergantung individu,” kata Humphries sambil tertawa kecil. “Jadi, mereka akan mengerjakan pekerjaan mereka terlebih dahulu,” ujarnya.
Para astronot NASA yang kini sedang mengemudikan pesawat ISSS sudah menerima software khusus untuk dapat menginformasikan update keadaannya melalui koneksi nirkabel yang dapat mengakses internet. Oleh sebab itu mereka pun dapat turut meramaikan jejaring sosial ternama tersebut, seperti yang dilakukan salah satu astronot bernama T.J Creamer dimana ia menggunakan akses pertama ini untuk memposting tweet pada akun Twitter-nya melalui stasiun luar angkasa.
Akses internet pribadi yang disebut Crew Support LAN ini memfasilitasi komunikasi dari dan ke stasiun sehingga para astronot dapat browsing dan menggunakan internet. Sistem ini pada dasarnya secara langsung memberikan komunikasi pribadi bagi mereka. Sebelumnya pun sejak periode dimana stasiun secara aktif berkomunikasi dengan bumi menggunakan komunikasi Ku-band berkecepatan tinggi, para astronot dapat memiliki akses jarak jauh ke internet melalui komputer. Para astronot tersebut menggunakan notebook dan berinteraksi menggunakan keyboard touchpad mereka.
Sebelum mengirimkan pesan pada Twitter, astronot terlebih dahulu harus mengirimkan email ke bumi dimana terdapat dukungan akses pribadi mereka ke akun Twitter masing-masing. Tentu saja hal ini akan sangat menarik, karena dengan pemanfaataan teknologi secara tepat, kita bisa saling berkomunikasi sekalipun sedang berada di ruang angkasa.
Virus Komputer
Ternyata virus komputer tak hanya ditemui di bumi tapi sudah melanglang ke luar angkasa. Badan antariksa Amerika NASA baru saja mengkonfirmasikan bahwa virus komputer sudah merasuki sejumlah komputer di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Virus jenis ‘worm’ itu ditemukan pada beberapa komputer laptop yang digunakan para astronaut untuk mengirim dan menerima email dari ISS dengan merelay lewat pusat pengendali misi luar angkasa di Texas, kata juru bicara NASA Kelly Humphries.
Virus itu dilaporkan sebagai malicious software yang dapat mencuri password atau data sensitif lainnya dengan mengirimkan informasi yang didapat itu kepada para hacker via Internet. Komputer-komputer laptop yang terserang virus itu sebenarnya tidak terhubung ke sistem pusat pengendali misi luar angkasa NASA atau Internet. “Para kru tengah bekerjasama dengan tim di bumi untuk membasmi virus itu dan menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kejadian seperti ini di masa mendatang,” kata Humphries.
Ia menegaskan bahwa virus itu belum mengganggu operasional di ISS. ISS mengorbit bumi sekali setiap 90 menit di ketinggian sekitar 350 kilometer (217 mil). NASA saat ini masih menyelidiki bagaimana virus itu masuk ke computer apakah bersembunyi di memory drive yang digunakan untuk menyimpan musik, video atau file digital lainnya. Menurut Humphries, ini bukan kejadian pertama kalinya virus komputer ikut parkir di ISS
Puasa, Lebaran, Shalat dan Suara Adzan di Luar Angkasa
Sheikh Muszaphar Shukor, seorang Astronaut muslim berwarga negara malaysia yang ikut bergabung dalam Tim Soyuz dalam misi 10 hari ke Luar Angkasa di Stasiun Antariksa Internasional (ISS).  Tergabung dalam Tim tersebut adalah kosmonaut Rusia Yuri Malenchenko dan Astonaut Amerika Peggy Annette Whitson, yang lepas landas dari Kosmodrome Baikonur, Kazakhstan, Rabu 10 oktober kemarin.
Dr Sheikh Muszafhar Shukor, pria yang sehari-harinya bekerja di sebuah rumah sakit di Malaysia, berhasil menyisihkan 11 ribu pesaingnya.  Ia akhirnya meluncur ke angkasa pada tanggal 10 Oktober 2007 lalu.  Sesuai dengan keahliannya sebagai dokter bedah ortopedik, di luar angkasa ia menjalani eksperimen yang terkait dengan bedah tulang.
Penelitian bukanlah satu-satunya misi Sheikh Muszafhar di luar angkasa. Ia juga membawa misi relijius yang sangat penting. Ia ingin melaksanakan shalat di luar angkasa, sekaligus mengabarkan kepada dunia bahwa shalat adalah ibadah yang sangat agung. Ibadah yang tidak boleh ditinggalkan kapan dan di mana saja, termasuk ketika berada di luar angkasa.
Bersama tiga astronot lainnya, ia mengangkasa selama 12 hari. Waktu itu umat Islam di bumi sedang menjalankan ibadah puasa. Sebagai orang Islam, Sheikh tetap menjalankan ibadah itu meski berada ribuan mil dari bumi. Dan ia mengaku, berpuasa di langit jauh lebih nyaman dan khusyuk. Selain karena tidak merasa haus, lapar, atau lelah, ia juga bisa melihat beragam tanda-tanda kekuasaan Allah.
Di angkasa, Sheikh menjalankan sejumlah eksperimen yang diamanahkan kepadanya. Di atas sana, ia menjalankan fungsinya sebagai dokter dengan penelitian-penelitian biologis dan kimiawinya. Menurut Sheikh, 12 hari ternyata tidak cukup panjang untuk menjalankan semua eksperimennya.
Sheikh tidak bisa menyembunyikan rasa puas dari perjalanannya ini. Bukan saja karena ia berhasil melakukan penelitian, sebagaimana yang ia rencanakan. Di luar angkasa ia bisa menjumpai banyak sekali tanda kekuasaan Allah. Yang tak mungkin terlupakan, ketika ia mendengar suara adzan di sana.
Jadi bagi Dr. Sheikh Muszaphar Shukor, ibadah puasa yang sedang dijalaninya di bumi saat ini dan lebaran nantinya tetap akan dilaksanakan walaupun dirinya berada di luar angkasa. Uniknya, penentuan waktu Sholat, arah kiblat, imsak dan berbuka selama berada disana tidak sama dengan dibumi. Karena Stasiun antariksa mengelilingi Bumi sebanyak 16 kali dalam 24 jam! Dan itu berarti Ia akan menemui 16 kali matahari terbit dan terbenam, yang sama halnya 16 kali bertemu waktu imsak dan berbuka dalam sehari (waktu dibumi) Dan waktu sholatnya pun bisa berlipat hingga 80 kali dalam sehari.
Kalau begitu puasanya cuma 1,5 jam.

Gunakan Robot Astronot
asimo-on-moon-rm-eng-2
Sejak pertama Neil Amstrong menjejaki bulan, sampai saat ini ekspedisi yang dilakukan di bulan masih saja terus berlangsung. Mengamati setiap tanda-tanda kehidupan dan masih banyak hal yang belum terjawab dari berbagai pertanyaan di benak para ilmuan, membuat para astronot pun terus-menerus menjelajahi luar angkasa demi menemukan jawaban dan jawaban tersebut.
Sayangnya manusia tentu saja punya keterbatasan dimana kehidupan manusia normal di bumi masih butuh makan, udara dan lain sebagainya. Begitu juga dengan yang dialami astronot, punya keterbatasan yang menyebabkan tak selamanya para astronot tersebut bisa berada berlama-lama di luar angkasa tanpa kembali. Solusi yang bisa diberikan adalah dengan bantuan robot, namun ini masih saja terus menjadi eksperimen dimana pembuatannya pun tentu tak mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama pula. Salah satu yang kini sedang bereksperimen dengan robot untuk bisa menjelajahi bulan adalah perusahaan ternama Toyota yang mana telah sempat mempresentasikan proyeknya dengan judul ‘Realization of Moon Exploration Using Advanced Robots by 2020′.
Rencana penggunaan robot ini memang diusahakan dengan perencanaan cukup matang dan jauh-jauh hari sekali karena selain membutuhkan dana yang cukup besar tentu perlu perhitungan dan rancangan benar-benar detail. Rencananya robot partner Toyota ini dirancang untuk dapat memasang sendiri pengisi dayanya, melakukan lompatan mekanis dan melakukan serangkaian kegiatan ekplorasi seperti halnya yang dilakukan oleh para astronot. Robot ini juga didesain cukup kuat untuk dapat cocok dengan suhu bulan sehingga tidak rusak ketika melakukan aktivitasnya di bulan. Tentu ini akan menjadi eksperimen panjang dan cukup mendalam nantinya. Tapi semoga saja proyek robot ini bisa berhasil sehingga ilmu astronomi di dunia bisa bertambah dan lebih berguna nantinya.
Bekerja sebagai astronot di ruang angkasa tidaklah mudah. Lingkungan yang jauh berbeda kadang menyulitkan mereka untuk bisa beradaptasi. Mungkin akan sangat membantu sekali kalau para astronot memiliki asisten yang dapat bekerja keras tapi asisten selain dari manusia yaitu robot. Rabonout Dari NASA
Para ahli di badan antariksa Amerika, kini tengah bekerjasama dengan para ilmuwan dari General Motors, mengumumkan pengembangan Robonauts, robot penolong yang sangat cocok membantu para astronot yang bekerja di stasiun luar angkasa. Prototipe robot baru ini cocok untuk berbagai tugas berat, yang masih sulit untuk dilakukan oleh manusia. Robot ini dapat menyelesaikan tugas-tugas yang sulit dan rumit di ruang angkasa, seperti memperbaiki teleskop, atau membuat perbaikan di International Space Station (ISS). Mesin-mesin itu dirancang khusus sehingga mereka dapat melaksanakan tugas-tugas yang membutuhkan keterampilan dan kekuatan.Robonaut 2 adalah versi baru dan lebih baik dari generasi pertamanya. Robot ini dikembangkan oleh NASA dan US Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) lebih dari satu dekade yang lalu. Tapi versi terbaru jauh lebih kuat, lebih tepat, dan jauh lebih terampil daripada model sebelumnya. Ron Diftler mengungkapkan bahwa insinyur dari Houston, Texas-based Oceaneering Space Systems juga terlibat dalam pekerjaan ini.Salah satu hal yang benar-benar menonjol mengenai mesin-mesin baru adalah kenyataan bahwa mereka memiliki empat sendi ibu jari, prototipe yang dulu cuma memiliki tiga jari saja, yang berarti bahwa prototipe baru dapat lebih terampil dan tepat dalam bekerja. “Ibu jari jelas berperan penting, membuat kita menjadi spesies dominan di planet ini. Selain itu lebih fleksibel jika menggunakan sarung tangan di ruang angkasa.” kata ilmuwan NASA. Selain itu, juga dapat mengangkat beban yang melebihi dari 10 kilogram serta bergerak pada kecepatan 4,5 mil per jam.“Kami memasukkan lebih banyak sensor baik pada lengan dan jaringannya, sehingga jika terjadi kontak dengan astronot secara tak terduga, bisa dihentikan pada saat yang sama,” kata Diftler. Dia menambahkan bahwa hal ini dilakukan dalam rangka untuk membuat robot aman untuk interaksi dengan manusia. Mesin itu juga dilapisi kain lembut, yang tujuan utamanya adalah untuk bantalan dan untuk mencegah rusaknya kostum ruang angkasa. Beberapa misi utama yang R2 akan perlu lakukan adalah untuk dapat mengubah selimut termal pada objek di ruang angkasa dan juga membawa alat-alat di sekitarnya. Pada titik ini, tugas-tugas ini sangat rumit untuk dilakukan para astronot serta menghabiskan waktu yang cukup lama.
Robot Astronot  Jepang
Sebagai negara yang menyanjung tinggi budaya, Jepang juga dikenal sebagai negara yang mengedepankan teknologi robotnya. Nah, Anda masih ingat mungkin beberapa tahun lalu, tahun 2006, dimana negara tirai bambu tersebut pernah mengatakan untuk menempatkan robot-robotnya di bulan.
Sepertinya hal itu masih menjadi keinginan besar untuk diwujudkan. Suatu badan bernama Strategic Headquarters for Space Development di Jepang, mengatakan bahwa mereka berharap akan dapat membuat robot berbentuk manusia (memiliki dua kaki) melintasi permukaan satelit di tahun 2020. Tentunya ini diharapkan dapat membantu kinerja para astronot nantinya.
asimo-on-moon-rm-eng-2

Ballpoint Khusus DuiLuar Angkasa

Space (juga dikenal sebagai Zero Gravity Pen), dipasarkan oleh Fisher Space Pen Company, merupakan sebuah pena yang menggunakan tinta kartrid bertekanan dan diklaim untuk menulis di gravitasi nol, terbalik, dalam air, di atas kertas basah dan berminyak, pada setiap sudut, dan di rentang suhu ekstrim.
The Fisher Space Pen diciptakan oleh pengusaha Amerika dan pena produsen Paul C. Fisher dan diproduksi di Boulder City, Nevada, Amerika Serikat. Paul C. Fisher pertama dipatenkan AG7 “anti gravitasi” pena pada tahun 1965.
Model :
Ada dua bentuk dari pena: AG7 “Astronaut Pen”, sebuah pena ditarik panjang dan tipis berbentuk seperti ballpoint biasa, dan pena “Bullet” yang non-retractable, lebih pendek dari ballpoints standar saat ditutup, tapi fullsize ketika tutup yang diposting di bagian belakang untuk menulis.
Beberapa model Fisher Space Pena (Salah satunya adalah the “Millennium”) yang diklaim dapat menulis untuk seumur hidup atau sepanjang 30,7 mil (sekitar 48,15 kilometer).Hari ini i-dus.com bertemakan tentang” Pen khusus buat NULIS di LUAR ANGKASA!!.
Bullet Pen

Standard Pen
Isi ulang standar Space Pen juga dapat digunakan dalam semua pena seperti Pen Parker ballpoint, dengan menggunakan adaptor plastik kecil yang disertakan dengan setiap isi ulang. Fisher juga membuat isi ulang Space Pen-tipe yang sesuai pena Cross, salah satu yang sesuai dengan gaya tahun 1950-pena PaperMate (atau pena yang menggunakan jenis isi ulang), dan “universal” isi ulang yang sesuai dengan beberapa pena bolpoin lainnya.
Teknologi :
Terbuat dari tungsten carbide dan tepat dipasang untuk mencegah kebocoran. Sebuah float geser memisahkan tinta dari gas bertekanan. Tinta thixotropic dalam kedap udara dan bertekanan reservoir diklaim menulis untuk tiga kali lebih lama dari bolpoin standar. Pena bisa menulis di ketinggian 12.500 sampai dengan kaki (3.810 m). tinta ini dipaksa keluar oleh kompresi udara pada tekanan hampir 35 pound per square inch (240 kPa). Operasi suhu berkisar dari -30 hingga 250 derajat Fahrenheit (-35 hingga 120 derajat Celsius). Pena memiliki umur simpan diperkirakan 100 tahun.
Space Pen digunakan dalam U.S. and Russian space programs seperti misi Apollo 11.

Kamis, 12 Desember 2013

DEPLESI



DEPLESI
 
Nilai sumber alam, seperti : tambang emas, tambang batu bara, tambang bijih besi, tambang minyak tanah, tanah yang yang digunakan sebagai obyek/bahan baku tertentu, akan berkurang, pengurangan nilai sumber alam ini disebut Deplesi.
Perhituyngan besarnya deplesi berdasarkan atas harga perolehan sumber alam, banyaknya cadangan/kandungan sumber alam tersebut serta jumlah yang telah dieksploitasi selama periode tertentu
Contoh
Harga perolehan hak atas tambang Rp 80.000.000.000,00, taksiran cadangan/kandungan bijih besi sebesar 4.000.000 ton
Maka tarif Deplesi tiap ton = Rp 80.000.000.000,00 : 4.000.000 = Rp 20.000,00
Jika dalam setahun telah ditambang 150.000 ton, maka besarnya deplesi adalah 150.000 x Rp 20.000,00 = Rp 3.000.000.000,00
Ayat jurnal  untuk mencatat deplesi  tersubut adalah
Biaya Deplesi                                                     Rp 3.000.000.000,00
                Akumulasi Deplesi                                                                           Rp 3.000.000.000,00
Rekening akumulasi deplesi adalah suatu rekening lawan terhadap cadangan barang tambang yang berangkutan, maka dalam neraca disajikan sebagai pengurangan terhadap harga perolehan cadangan barang tambang yang bersangkutan (seperti halnya aktiva tetap dengan akumulasi penyusutannya.

UNIT PRODUKSI DEPRISIASI

Metode Satuan Hasil Produksi


Dalam metode ini umur kegunaan aktiva ditaksir dalam satuan jumlah unit hasil produksi. Beban penyusutan dihitung dengan dasar satuan hasil produksi, sehingga penyusutan tiap periode akan berfluktuasi sesuai dengan fluktuasi hasil produksi.
langsung sajja ke contoh soal... cekidoott...

Pada tanggal 1 agustus 2008 dibeli sebuah mesin dengan harga Rp 60.000.000,-. Biaya-biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan pembelian mesin tersebut adalah Rp. 5.000.000,- niai sisa dari mesin tersebut ditaksir sebesar Rp 5.000.000,-. Mesin tersebut ditaksir dapat bekerja selama 45.000 jam dan dengan hasil produksi sebanyak 550.000 unit produk. Mesin tersebut pada tahun 2008 bekerja selama 10.000 jam dengan hasil produksi sebnayak 110.000 unit produk. Tahun 2009 mesin bekerja selama 15.000 jam dengna hasil produksi sebanyak 250.000 unti produk.
Diminta : buatlah jurnal untuk mencatat depresiasi mesin tersebut untuk tahun 2009 dengan menggunakan metode satuan jam kerja mesin dan metode satuan hasil produk.
Beban pebyusutan pertahun = jumlah produksi setahun x penyusutan per unit
Tarif penyusutan per unit  =   harga perolehan – Nilai rosidu
                                                taksiran hasil produksi
Dik : H.perolehan = Rp. 60.000.000,- + Rp. 5.000.000,- = Rp. 65.000.000,-
        N.sisa/rosidu = Rp. 5.000.000,-
        taksiran hasil produk = 550.000/unit produksi
Peny : tarif penyusutan per unit = Rp. 65.000.000 – Rp. 5.000.000
                                                                550.000/unit
          Tarif penyusutan per unit = Rp 109,-
Hasil perhitungan diatas menunjukan tiap 1 unit dioperasikan, penyusutan yang harus dibebankan sebasar Rp 109 ,- Pada tahun 2008 hasil produksi sebanyak 110.000 unti produk dan tahun2009 sebesar 250.000 unit produk
Beban pebyusutan thn 2008 = 110.000 x Rp. 109,-
                                                = Rp. 11.990.000,-
baban penyusutan thn 2009 = 250.000 x Rp. 109,-
                                                = Rp 27.250.000,-
Jurnal
D : Beban depresiasi mesin thn 2009 Rp. 27.250.000,-
K : Akum. Depresiasi mesin thn 2009 Rp. 27.250.000,-

SUM OF YEARS DEPRECIATION

Jumlah Digit Metode Tahun dari Penyusutan

Jumlah dari tahun metode angka penyusutan adalah salah satu teknik penyusutan dipercepat yang didasarkan pada asumsi bahwa aset umumnya lebih produktif ketika mereka baru dan produktivitas mereka menurun karena mereka menjadi tua. Rumus untuk menghitung penyusutan dengan metode SYD adalah:
SYD Penyusutan =
× Basis didepresiasi Sisa Hidup Berguna
Jumlah Digit Tahun '
Dalam rumus di atas, dasar didepresiasi adalah perbedaan antara biaya dan nilai sisa aset dan jumlah dari tahun angka adalah jumlah dari seri:
1, 2, 3, ... , N, di mana n adalah umur manfaat aset dalam beberapa tahun.
Jumlah dari tahun angka dapat dihitung lebih nyaman menggunakan rumus berikut:
Jumlah Tahun Digit = n (n +1)
2
Jumlah dari tahun metode angka juga dapat diterapkan secara bulanan, dalam hal rumus di atas untuk menghitung jumlah dari tahun angka menjadi lebih berguna.

Contoh

Gunakan jumlah dari tahun metode angka penyusutan untuk mempersiapkan jadwal penyusutan aset berikut:
Biaya $ 45.000
Salvage Nilai $ 5.000
Hidup Berguna dalam Tahun 4
Aset Disusutkan Tahunan
Larutan
Jumlah Tahun Digit = 1 + 2 + 3 + 4 = 4 (4 + 1) ÷ 2 = 10
Basis didepresiasi = $ 45.000 - $ 5.000 = $ 40.000
Tahun    Didepresiasi
Dasar
    Penyusutan  
    Faktor
Beban Penyusutan   Akumulasi
  Penyusutan
1 $ 40.000     4/10 4/10 × 40.000 = 16.000   $ 16.000
2 $ 40.000    10/3 10/3 × 40.000 = 12.000   $ 28.000
3 $ 40.000    10/2 10/2 × 40.000 = 8.000      $ 36.000
4 $ 40.000    1/10 1/10 × 40.000 = 4.000   $ 40.000

STRIGHT LINE DEPRECIATION ( garis lurus )

STRIGHT LINE DEPRECIATION   ( metode garis lurus )

Aktiva tetap dalam akuntansi adalah aktiva berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa, untuk direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif; dan diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode.
Jenis aktiva berwujud ini biasanya dibeli untuk digunakan dalam operasional dan tidak dimaksudkan untuk dijual kembali. Contoh aktivat tetap antara lain adalah properti, bangunan, pabrik, alat-alat produksi, mesin, kendaraan bermotor, furnitur, perlengkapan kantor, komputer, dan lain-lain. Kecuali tanah atau lahan, aktiva tetap merupakan subyek dari depresiasi atau penyusutan.
Pada umumnya, banyak perusahaan menggunakan dasar perhitungan penyusutan menggunakan metode garis lurus karena dianggap mudah dan sederhana. Rumus perhitungan penyusutan metode garis lurus adalah sebagi berikut :
= (Harga Perolehan – Nilai Sisa/Residu) : umur ekonomis (dalam hitungan bulan)
NB:
Dikarenakan banyaknya pertanyaan yang masuk seputar perhitungan penyusutan per bulan dan akumulasi penyusutan, berikut saya tambahkan tulisan ini. Semoga bisa sedikit lebih membantu anda dalam menyelesaikan kasus.
Bagi yg msh mengalami kesulitan mengetahui besarnya penyusutan suatu barang; anda hrs mengetahui tanggal/bulan/tahun pembelian sehingga didapat perhitungan yang tepat. Apabila tanggal/bulan/tahun tdk didapat, minimal anda harus mengetahui bulan dan tahun pembeliannya.
Rumus perhitungannya penyusutan per bulannya adalah sbb:
Bagi mereka yg menggunakan nilai residu pd perhitungan penyusutan, rumusnya sbb:
= (Harga Perolehan – Nilai Sisa/Residu) : umur ekonomis
Bagi mereka yg tdk menggunakan nilai residu pd perhitungan penyusutan, rumusnya sbb:
= Harga Perolehan : umur ekonomis
Namun bagi anda yang ingin menghitung penyusutan harta yang telah berjalan (pembelian terdahulu), caranya adalah sbb :
1. Hitung terlebih dahulu besarnya penyusutan per bulan
2. Kalikan nilai penyusutan per bulan dg banyaknya bulan yg sudah berjalan, sehingga didapat akumulasi penyusutannya
Contoh kasus :
Pd tanggal 1 Januari 2012 telah dibeli kendaraan senilai 100jt, perusahaan telah menentukan umur ekonomis adalah 5 tahun dengan nilai residu 1jt, hitunglah akumulasi penyusutan kendaraan sampai dengan bulan April 2012.
Jawabannya adalah sebagai berikut :
1. Hitung penyusutan per bulan terlebih dahulu
= 100jt – 1jt : (5×12)
= 99jt : 60 bulan
= 1.650.000
2. Hitung akumulasi penyusutan dari bulan Januari – April 2012 (4 bulan)
= 1.650.000 x 4
= 6.600.000

sumber ;
wordpress.com/2011/02/01/perhitungan-penyusutan-metode-garis-lurus/

PENGERTIAN DEFRISIASI


PENGERTIAN DEFRISIASI

Depresiasi adalah penurunan dalam nilai fisik properti seiring dengan waktu dan penggunaannya. Dalam konsep akuntansi, depresiasi adalah pemotongan tahunan terhadap pendapatan sebelum pajak sehingga pengaruh waktu dan penggunaan atas nilai aset dapat terwakili dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Depresiasi adalah biaya non-kas yang berpengaruh terhadap pajak pendapatan. Properti yang dapat didepresiasi harus memenuhi ketentuan berikut:
1. Harus digunakan dalam usaha atau dipertahankan untuk menghasilkan pendapatan.
2. Harus mempunyai umur manfaat tertentu, dan umurnya harus lebih lama dari setahun.
3. Merupakan sesuatu yang digunakan sampai habis, mengalami peluruhan/ kehancuran, usang, atau mengalami pengurangan nilai dari nilai asalnya.
4. Bukan inventaris, persediaan atau stok penjualan, atau properti investasi.

Properti yang dapat didepresiasi dikelompokkan menjadi:
- nyata (tangible): dapat dilihat atau dipegang. Terdiri dari properti personal (personal property) seperti mesin-mesin, kendaraan, peralatan, furnitur dan item-item yang sejenis; dan properti riil (real property) seperti tanah dan segala sesuatu yang dikeluarkan dari atau tumbuh atau berdiri di atas tanah tersebut.
- tidak nyata (intangible). Properti personal seperti hak cipta, paten atau franchise.

Depresiasi merupakan komponen penting dalam analisis ekonomi teknik, karena:
1. Dapat dipergunakan untuk mengetahui nilai suatu asset sesuai dengan waktu.
2. Dapat dipergunakan untuk mengalokasikan depresiasi (accounting depreciation) nilai asset tersebut. Pengalokasian tersebut dipergunakan untuk menjamin bahwa asset yang telah diinvestasikan dapat diperoleh kembali setelah masa layannya selesai.
3. Dengan depresiasi dapat dipergunakan untuk pengurangan pengenaan pajak dengan jalan bahwa asset yang diinvestasikan diperhitungkan sebagai biaya produksi, sehingga hal ini berkaitan dengan pajak.

ISTILAH DALAM DEPRESIASI

Beberapa istilah yang sering dipergunakan didalam depresiasi, adalah:
1. Depresiasi adalah penurunan nilai dari suatu asset. Jumlah depresiasiDt selalu dihitung tahunan.
2. Biaya Awal(First Cost atau Unadjusted Basis) adalah biaya pemasangan dari asset termasuk biaya pembelian, pengiriman dan fee pemasangan, dan biaya langsung lainnya yang dapat dideprisiasikan termasuk persiapan asset untuk digunakan. Istilah unadjusted basis atau simple basis, serta simbul B dipergunakan ketika asset masih dalam keadaan baru.
3. Nilai Buku(Book Value) menggambarkan sisa, investasi yang belum terdepresiasi pada buku setelah dikurangi jumlah total biaya depresiasi pada waktu itu. Nilai buku BVt selalu ditentukan pada akhir tahun.
4. Periode Pengembalian(Recovery Period) umur depresiasi, n, dari asset dalam tahun untuk tujuan depresiasi.
5. Nilai Pasar(Market Value) Perkiraan nilai asset yang realistis jika asset tersebut dijual pada pasar bebas.
6. Tingkat Depresiasi (Depreciation Rate atau Recovery Rate) adalah fraksi dari biaya awal yang diambil dengan depresiasi setiap tahun. Tingkat ini adalah dt, mungkin sama setiap tahun yang sering disebut dengan straight-line rate atau berbeda setiap tahun pada periode pengembaliannya.
7. Nilai Sisa (Salvage Value) Perkiraan nilai jual atau nilai pasar pada akhir masa pakai dari asset tersebut. Nilai sisa SV.

METODE PERHITUNGAN DEPRESIASI

Secara umum, metode perhitungan depresiasi dibagi dua, yaitu:
1. Metode klasik, terdiri dari:
a. Metode garis lurus (straight-line, SL)
b. Metode declining balance (DB)
c. Metode sum-of-the-years-digits (SYD)
2. Sistem perolehan biaya dipercepat termodifikasi (Modified Accelerated Cost Recovery System, MACRS)

http://kira09-mt4.blogspot.com/2011/01/depresiasi.html